ARTIKEL
Pande Besi Karang Pace: Menjaga Bara Tradisi di Tengah Arus Modernisasi
Di sudut Desa Gumelem, tepatnya di wilayah Karang Pace, dentingan palu memukul besi masih terdengar nyaring. Para empu, sebutan untuk para perajin logam tradisional, masih setia mengabdikan hidup mereka pada seni tempa besi yang telah diwariskan turun-temurun. Dalam dunia yang kian tergantung pada teknologi modern dan produk pabrik massal, keberadaan pande besi di Karang Pace menjadi oase tradisi yang bertahan melawan arus waktu. Mereka membuat aneka senjata tradisional seperti keris, golok, cangkul, dan alat pertanian lain dengan penuh dedikasi dan kearifan lokal. Proses pembuatannya memerlukan kesabaran, keahlian tinggi, serta pemahaman mendalam tentang unsur logam dan api—sebuah ilmu yang diwariskan secara lisan dan praktik langsung dari generasi ke generasi. Lebih dari sekadar kerajinan, aktivitas pande besi mengandung filosofi tentang kerja keras, ketekunan, dan keharmonisan antara manusia dan alam. Di tengah tantangan zaman, para empu Gumelem tak menyerah, mereka terus menempa besi, juga menempa semangat kebudayaan yang lestari.
Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.